Sebuah film pendek garapan anak Lamongan. Film indie yang mendapat penghargaan juara III FFI Jatim ini memang sangat menggugah perasaan. Diangkat dari kejadian sehari-hari di masyarakat (khususnya masyarakat Lamongan) dan diwarnai dengan penjiwaan yang luar biasa dari para pemerannya menambah indahnya dinamika yang terdapat dalam film ini. Apalagi didukung dengan pengambilan gambar yang strategis menambah kesan profesional film ini.
Bercerita tentang konflik yang terjadi pada kehidupan keluarga miskin di tengah kota, kita dihantarkan pada sebuah pemandangan yang miris yang sering terjadi di tengah-tengah kita. Seorang anak yang menjadi korban ketidak harmonisan hubungan rumah tangga akibat kondisi finansial dan kebiadaban sang ayah, hanya bisa pasrah menerima keterbatasan yang dia alami. Di saat tertentu sang ayah mulai mulai berniat untuk berubah, tapi disaat yang lain, niat itu dengan mudahnya berbalik arah karena pengaruh lingkungan yang sudah rusak.
Setelah melihat film ini, terbersit satu pertanyaan dalam hati, Jika aku ada di tengah-tengah mereka, APA YANG BISA KULAKUKAN? karena kenyataannya peristiwa seperti itu tidak hanya ada satu, tapi ratusan, ribuan, bahkan mungkin jutaan keluarga miskin yang masih hidup dalam bayang-bayang kehidupan kalangan elit. Padahal mereka semua membutuhkan uluran tangan kita, terutama menunggu aksi-aksi mahasiswa dalam menjalankan Peran Fungsinya di kalangan masyarakat seperti itu.
Langganan:
Posting Komentar (Atom)

0 Response to "Saat..."
Posting Komentar